Kata Kunci dan Pengenal (Identifier)

Kata Kunci Python

Kata kunci adalah kata – kata yang sudah ditetapkan dan dipakai Python untuk mendefinisikan sintaks dan struktur bahasa python sendiri. Kata kunci tidak bisa digunakan sebagai nama variabel, fungsi, maupun nama untuk pengenal lainnya.

Keyword bersifat case sensitive. Artinya huruf besar berbeda dengan huruf kecil. Sejauh ini, ada 33 kata kunci di Python.

Semua kata kunci menggunakan huruf kecil kecuali True, False, dan None. Daftar kata kunci Python adalah seperti berikut:

True def if raise
False del import return
None elif in try
and else is while
as except lambda with
assert finally nonlocal yield
break for not
class from or
continue global pass

 

Pengenal (Identifier) Python

Pengenal adalah nama yang diberikan untuk menamai hal di python seperti variabel, fungsi, kelas, dan lain sebagainya. Fungsinya adalah untuk membedakan antara satu entitas dengan yang lainnya.

Aturan Penulisan Pengenal

  1. Pengenal bisa terdiri dari kombinasi huruf kecil (a-z) atau huruf besar (A-Z), angka ( 0-9 ), dan underscore ( _ ). namaKaryawan, bilangan_2, dan jenis_kenderaan_umum adalah nama variabel yang valid.
  2. Pengenal tidak bisa dimulai menggunakan angka. 1nama adalah invalid sedangkan nama1 adalah valid.
  3. Kata kunci tidak bisa dipakai sebagai nama pengenal.
  4. Karakter spesial seperti !, @, %, $, dan sebagainya tidak bisa digunakan sebagai pengenal.
  5. Python bersifat case sensitive. Huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi Variabel, variabel, dan VARIABEL, adalah 3 buah nama yang berbeda.

Selain hal tersebut, ada beberapa hal lagi yang perlu diketahui terkait nama pengenal. Nama pengenal sebaiknya menggunakan nama yang deskriptif. Walaupun menuliskan nama variabel panjang, p = 10 adalah benar, tapi menuliskannya menjadi panjang = 10 adalah jauh lebih baik agar nantinya Anda mengerti apa yang dimaksud di kode program Anda.

Kemudian untuk nama variabel yang panjang, ada 2 cara penulisan. Pertama dengan menggunakan metode underscore dan yang kedua dengan metode camelCase. Misalnya untuk menamai sebuah variabel diameter persegi panjang, dengan metode underscore bisa ditulis diameter_persegi_panjang. Sedangkan dengan metode camelCase ditulis diameterPersegiPanjang.

 

 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan