Fungsi open()

Deskripsi

Fungsi open() berfungsi untuk membuka (open) file dan mengembalikan objek file dari file bersangkutan.


Sintaks

Fungsi open() memiliki sintaks sebagai berikut:

open(file, mode='r', buffering=-1, encoding=None, errors=None, newline=None, closefd=True, opener=None)

Parameter

Fungsi open() memiliki beberapa parameter, yaitu:

  • file – path ke file yang akan dibuka
  • mode (opsional) – mode membuka file. Defaultnya adalah ‘r’ (mode read). Mode lainnya adalah sebagai berikut:
Mode Deskripsi
‘r’ Membuka file untuk dibaca
‘w’ Membuka file untuk ditulis. Mode ini akan membuat baris baru bila file masih kosong atau menimpa teks ke yang sudah ada bila file tidak kosong.
‘x’ Membuka file untuk pembuatan eksklusif. Bila file sudah ada, operasi akan gagal.
‘a’ Membuka file untuk di append (ditambahkan) pada akhir file tanpa menimpanya. Membuat file baru jika filenya belum ada
‘t’ Membuka file dalam mode teks
‘b’ Membuka file dalam mode biner
‘+’ Membuka file untuk diupdate (baca dan tulis)
  • buffering (opsional) – digunakan untuk mengatur buffering
  • encoding (opsional) – jenis encoding untuk encoding atau decoding file
  • errors (Opsional) – string yang ditampilkan bila terjadi error encoding/decoding
  • newline (Opsional) – menentukan nilai newline yang digunakan (bisa None, ”, ‘\n’, ‘r’, dan ‘\r\n’)
  • closefd (opsional) – bernilai True, jika tidak eksepsi akan dimunculkan
  • opener (opsional) – opener yang disesuaikan, harus mengembalikan deskriptor file yang sudah dibuka

Nilai Kembalian

Fungsi open() mengembalikan file objek yang bisa dibaca, ditulis, dan dimodifikasi. Bila file tidak ditemukan, akan muncul error FileNotFoundError.


Contoh

# membuka file test.txt yang ada di direktori sekarang
f = open("test.txt")

# membuka file yang ada di suatu direktori
f = open("C:\\Python34\\README.txt")

# membuka file untuk ditulis
f = open("D:\dokumenku.txt", 'w')

Baca juga tentang operasi file di Python

Fungsi ord()

Deskripsi

Fungsi ord() berfungsi untuk mengembalikan kode bilangan unicode dari sebuah karakter string. Fungsi ord() adalah kebalikan dari fungsi chr().


Sintaks

Fungsi ord() memiliki sintaks sebagai berikut:

ord(c)

Parameter

Fungsi ord() memiliki satu parameter, yaitu:

  • c – string karakter yang akan dicari kode bilangan unicodenya

Nilai Kembalian

Fungsi ord() mengembalikan nilai bilangan unicode dari string karakter yang menjadi argumennya.


Contoh

  # string integer print("Kode dari '5' adalah", ord('5')) # string huruf print("Kode dari A adalah:", ord('A')) # string karakter khusus print("Kode dari $ adalah:", ord('$'))  

Output

Output dari program di atas adalah seperti berikut:

Kode dari '5' adalah 53
Kode dari A adalah: 65
Kode dari $ adalah: 36

 

Fungsi oct()

Deskripsi

Fungsi oct() berfungsi untuk mengubah bilangan menjadi format oktal (basis 8).


Sintaks

Fungsi oct() memiliki sintaks sebagai berikut:

oct(x)

Parameter

Fungsi oct() mengambil satu parameter yaitu:

  • x – bilangan  yang akan diubah menjadi oktal

Nilai Kembalian

Fungsi oct() akan mengembalikan bilangan dalam format bilangan oktal.


Contoh

# bilangan desimal print('oct(10) =', oct(10)) # bilangan biner print('oct(0b101) =', oct(0b101)) # bilangan heksadesimal print('oct(0XA) =', oct(0XA))

Output

Output dari program di atas adalah seperti berikut:

oct(10) = 0o12
oct(0b101) = 0o5
oct(0XA) = 0o12

 

Fungsi object()

Deskripsi

Objek adalah dasar dari semua hal di Python. Fungsi object() mengembalikan objek tanpa embel – embel atau fitur apapun.


Sintaks

Fungsi object() memiliki sintaks seperti berikut

o = object()

Parameter

Fungsi object() tidak menerima parameter apapun


Nilai Kembalian

Fungsi object() mengembalikan object tanpa fitur apapun.


Contoh

Contoh dari penggunaan fungsi object() adalah seperti berikut:

  obj = object() print(type(obj)) print(dir(obj))

Output

Output dari program di atas adalah seperti berikut:

<class 'object'>
['__class__', '__delattr__', '__dir__', '__doc__', '__eq__', '__format__', '__ge__', '__getattribute__', '__gt__', '__hash__', '__init__', '__le__', '__lt__', '__ne__', '__new__', '__reduce__', '__reduce_ex__', '__repr__', '__setattr__', '__sizeof__', '__str__', '__subclasshook__']

 

Fungsi map()

Deskripsi

Fungsi map() berfungsi untuk mengaplikasikan satu fungsi ke semua anggota dari iterable (list, tuple, dan lain – lain) dan mengembalikan hasilnya berupa objek map. Objek map ini bisa dengan mudah diubah menjadi list baru yang anggotanya berupa hasil pemrosesan dari fungsi dengan menggunakan fungsi list(), tuple(), maupun set().


Sintaks

Fungsi map() memiliki fungsi sebagai berikut:

map(function, iterable, ...)

Parameter

Fungsi map() mengambil dua buah parameter, yaitu:

  • function – fungsi yang akan memproses setiap item dari iterable
  • iterable – iterable yang akan diproses (dimapping) menggunakan function.

Kita bisa melewatkan lebih dari satu iterable ke fungsi map()


Nilai Kembalian

Fungsi map() akan mengembalikan objek map yang bisa dikonversi menjadi list atau iterable baru yang anggotanya adalah hasil dari pengolahan fungsi.


Contoh

Contoh penggunaan fungsi map() adalah seperti berikut:

def hitung_kuadrat(n): return n*n bilangan = [1, 2, 3, 4, 5] hasil = map(hitung_kuadrat, bilangan) print(hasil) print(list(hasil))

Output

Output dari program di atas adalah seperti berikut:

<map object at 0x7f58af143710>
[1, 4, 9, 16, 25]

 

Fungsi map() sering digunakan sebagai argumen dari fungsi anonim lambda.

 

Fungsi memoryview()

Deskripsi

Fungsi memoryview() berfungsi untuk mengembalikan objek memory view dari argumennya. Memory view berkaitan dengan protokol buffer di Python. Protokol buffer adalah cara mengakses data internal dari suatu objek. Data internal ini berupa array memory atau buffer. Selengkapnya bisa dibaca di sini.


Sintaks

Fungsi memoryview() memiliki sintaks seperti berikut:

memoryview(obj)

Parameter

Fungsi memoryview() memiliki satu parameter yaitu:

  • obj – objek yang akan diakses data internalnya. Objek harus mendukung protokol buffer (bytes, bytearray)

Nilai Kembalian

Fungsi memoryview() mengembalikan objek memory view dari argumennya.


Contoh

Contoh penggunaan fungsi memoryview() adalah seperti berikut:

  #random bytearray randomByteArray = bytearray('ABC', 'utf-8') mv = memoryview(randomByteArray) # akses memory view dari indeks ke 0 print(mv[0]) # membuat byte dari memory view print(bytes(mv[0:2])) # membuat list dari memory view print(list(mv[0:3]))

Output

Output dari program di atas adalah sebagai berikut:

65
b'AB'
[65, 66, 67]

Fungsi next()

Deskripsi

Fungsi next() berfungsi untuk mengembalikan item selanjutnya dari suatu iterator.


Sintaks

Fungsi next() memiliki sintaks seperti berikut:

next(iterator, default)

Parameter

Fungsi next() memiliki dua buah parameter, yaitu:

  • iterator – fungsi next() mengambil item selanjutnya dari iterator ini
  • default (Opsional) – Nilai yang dikembalikan jika item sudah habis (tidak ada lagi item yang tersisa

Nilai Kembalian

Fungsi next() mengembalikan nilai berikutnya dari sebuah iterator. Jika iteratornya habis, maka nilai default yang akan dikembalikan. Bila nilai default tidak disediakan, maka saat tidak ada lagi item dalam iterator, maka fungsi ini akan memunculkan error StopIteration.


Contoh

  random = [5, 9, 'kucing'] # mengubah list menjadi iterator random_iterator = iter(random) print(random_iterator) # Output: 5 (item pertama) print(next(random_iterator)) # Output: 9 print(next(random_iterator)) # Output 'kucing' print(next(random_iterator)) # Error karena item sudah habis print(next(random_iterator))

Output

Output dari program di atas adalah seperti berikut:

<list_iterator object at 0x7f62c0470748>
5
9
kucing

Traceback (most recent call last):
 File "<stdin>", line 17, in <module>
 print(next(random_iterator))
StopIteration

 

Fungsi min()

Deskripsi

Fungsi min() berfungsi untuk mengembalikan elemen terkecill dari iterable


Sintaks
Fungsi min() memiliki sintaks sebagai berikut:

min(iterable, *iterables[,key, default])
min(arg1, arg2, *args[, key])

Parameter

Fungsi min() memiliki 2 bentuk argumen, yaitu:

  • min(iterable, *iterables[, key, default])
  • iterable – sequence (tuple, string), collection (set, dictionary) atau objek iterator yang elemen terkecillnya akan dicari
  • *iterables (opsional) – satu atau beberapa iterable yang elemen terkecillnya akan dicari
  • key (opsional) – fungsi kunci dimana iterable dilewatkan dan perbandingan dilakukan berdasarkan pada nilai kembaliannya
  • default (opsional) – nilai default bila iterablenya kosong
  • min(arg1, arg2, *args[, key])
  • arg1 – objek pertama yang akan dibandingkan (bisa bilangan, string, atau objek lainnya)
  • arg2 – objek kedua yang akan dibandingkan
  • *args (opsional) – objek lainnya yang akan dibandingkan
  • key – fungsi kunci dimana tiap argumen dilewatkan, dan perbandingan dibuat berdasarkan pada nilai kembalinya

Nilai Kembalian

Fungsi min() mengembalikan:

min(iterable, *iterables[, key, default])

Kasus Key Default Nilai Kembalian
iterable kosong No Yes No ValueError
iterable kosong Yes No Yes Nilai default
iterable tunggal No No Yes Bilangan yang paling kecil
iterable tunggal Yes No Yes Bilangan yang terkecill berdasarkan fungsi kunci
Multi iterable No No Yes Bilangan yang paling kecil
Multi iterable Yes No Yes iterable yang paling kecil berdasarkan fungsi kunci

min(arg1, arg2, *args[, key])

Kasus Key Nilai Kembalian
Argumen pertama dan kedua ada No Nilai yang terkecill di antara keduanya
Argumen pertama dan kedua ada Yes Nilai yang terkecill di antara keduanya berdasarkan pada nilai kembalian dari fungsi kunci
Lebih dari dua argumen No Nilai yang terkecill di antara keduanya
Lebih dari dua argumen Yes Nilai yang terkecill di antara semua argumen berdasarkan nilai kembalian

Contoh

# contoh 1: menggunakan min(arg1, arg2, *args) print('Minimum is:', min(1, 3, 2, 5, 4)) # contoh 2: menggunakan min(iterable) num = [1, 3, 2, 8, 5, 10, 6] print('Minimum is:', min(num)) # contoh 3: menggunakan fungsi kunci def sumDigit(num): sum = 0 while(num): sum += num % 10 num = int(num / 10) return sum # menggunakan min(arg1, arg2, *args, key) print('Minimum is:', min(100, 321, 267, 59, 40, key=sumDigit)) # menggunakan min(iterable, key) num = [15, 300, 2700, 821, 52, 10, 6] print('Minimum is:', min(num, key=sumDigit)) num = [15, 300, 2700, 821] num1 = [12, 2] num2 = [34, 567, 78] # menggunakan min(iterable, *iterables, key) print('Minimum is:', min(num, num1, num2, key=len))

Output

Output dari program di atas adalah seperti berikut:

Minimum is: 1
Minimum is: 1
Minimum is: 100
Minimum is: 10
Minimum is: [12, 2]

 

Fungsi max()

Deskripsi

Fungsi max() berfungsi untuk mengembalikan elemen terbesar dari iterable


Sintaks
Fungsi max() memiliki sintaks sebagai berikut:

max(iterable, *iterables[,key, default])
max(arg1, arg2, *args[, key])

Parameter

Fungsi max() memiliki 2 bentuk argumen, yaitu:

  • max(iterable, *iterables[, key, default])
  • iterable – sequence (tuple, string), collection (set, dictionary) atau objek iterator yang elemen terbesarnya akan dicari
  • *iterables (opsional) – satu atau beberapa iterable yang elemen terbesarnya akan dicari
  • key (opsional) – fungsi kunci dimana iterable dilewatkan dan perbandingan dilakukan berdasarkan pada nilai kembaliannya
  • default (opsional) – nilai default bila iterablenya kosong
  • max(arg1, arg2, *args[, key])
  • arg1 – objek pertama yang akan dibandingkan (bisa bilangan, string, atau objek lainnya)
  • arg2 – objek kedua yang akan dibandingkan
  • *args (opsional) – objek lainnya yang akan dibandingkan
  • key – fungsi kunci dimana tiap argumen dilewatkan, dan perbandingan dibuat berdasarkan pada nilai kembalinya

Nilai Kembalian

Fungsi max() mengembalikan:

max(iterable, *iterables[, key, default])

Kasus Key Default Nilai Kembalian
iterable kosong No Yes No ValueError
iterable kosong Yes No Yes Nilai default
iterable tunggal No No Yes Bilangan yang paling besar
iterable tunggal Yes No Yes Bilangan yang terbesar berdasarkan fungsi kunci
Multi iterable No No Yes Bilangan yang paling besar
Multi iterable Yes No Yes iterable yang paling besar berdasarkan fungsi kunci

max(arg1, arg2, *args[, key])

Kasus Key Nilai Kembalian
Argumen pertama dan kedua ada No Nilai yang terbesar di antara keduanya
Argumen pertama dan kedua ada Yes Nilai yang terbesar di antara keduanya berdasarkan pada nilai kembalian dari fungsi kunci
Lebih dari dua argumen No Nilai yang terbesar di antara keduanya
Lebih dari dua argumen Yes Nilai yang terbesar di antara semua argumen berdasarkan nilai kembalian

Contoh

# contoh 1: menggunakan max(arg1, arg2, *args) print('Maximum is:', max(1, 3, 2, 5, 4)) # contoh 2: menggunakan max(iterable) num = [1, 3, 2, 8, 5, 10, 6] print('Maximum is:', max(num)) # contoh 3: menggunakan fungsi kunci def sumDigit(num): sum = 0 while(num): sum += num % 10 num = int(num / 10) return sum # menggunakan max(arg1, arg2, *args, key) print('Maximum is:', max(100, 321, 267, 59, 40, key=sumDigit)) # menggunakan max(iterable, key) num = [15, 300, 2700, 821, 52, 10, 6] print('Maximum is:', max(num, key=sumDigit)) num = [15, 300, 2700, 821] num1 = [12, 2] num2 = [34, 567, 78] # menggunakan max(iterable, *iterables, key) print('Maximum is:', max(num, num1, num2, key=len))

Output

Output dari program di atas adalah seperti berikut:

Maximum is: 5
Maximum is: 10
Maximum is: 267 
Maximum is: 821
Maximum is: [15, 300, 2700, 821]

 

Fungsi locals()

Deskripsi

Fungsi locals() berfungsi untuk mengupdate dan mengembalikan dictionary yang berisi variabel, kelas, dan yang lainnya yang berada di lingkup atau scope lokal.


Sintaks

Fungsi locals() memiliki sintaks sebagai berikut:

locals()

Parameter

Fungsi locals() tidak memiliki parameter


Nilai Kembalian

Fungsi locals() mengeupdate dan mengembalikan dictionary yang berisi variabel, kelas, dan yang lainnya yang berada di scope lokal.


Contoh

  # menampilkan semua yang ada di scope lokal print(locals()) # mengupdate nilai dictionary lokal def lokal(): present = True print(present) locals()['present'] = False print(present) lokal()  

Output

{'get_ipython': >, '__name__': '__main__', '_iii': '', '___': '', '_i1': "# menampilkan semua yang ada di scope lokal\nprint(locals())\n\n# mengupdate nilai dictionary lokal\ndef lokal():\n    present = True\n    print(present)\n    locals()['present'] = False\n    print(present)\nlokal()", '_i': '', '_ii': '', 'In': ['', "# menampilkan semua yang ada di scope lokal\nprint(locals())\n\n# mengupdate nilai dictionary lokal\ndef lokal():\n    present = True\n    print(present)\n    locals()['present'] = False\n    print(present)\nlokal()"], 'exit': , '__': '', '__builtins__': , '_dh': ['/tmp/tmpbrc26lbk'], '_oh': {}, '_sh': , '_': '', 'Out': {}, 'quit': , '_ih': ['', "# menampilkan semua yang ada di scope lokal\nprint(locals())\n\n# mengupdate nilai dictionary lokal\ndef lokal():\n    present = True\n    print(present)\n    locals()['present'] = False\n    print(present)\nlokal()"], '__builtin__': }
True
True